Pages
▼
Kamis, 24 Oktober 2013
Rocket Rockers
Rocket Rockers

Rocket Band
Dengan formasi 4 personel, Rocket Rockers memulai dari bawah. Menjadi band seleksian untuk mendapatkan panggung, menjadi bagian paling memorable, dimana mereka merasakan jerih payah sulitnya mendapatkan panggung di kota sendiri (Bandung). Berbagai penolakan dari acara-acara yang dimasuki menjadi cambuk bagi mereka untuk terus keep on the line dan tidak mengikuti trend musik yang sedang hype waktu itu, karena musik yang Rocket Rockers bawakan masih jarang bergema di panggung-panggung bawah tanah dan pensi-pensi. Sampai akhirnya mereka membutuhkan 1 lagi personil untuk mengisi posisi guitar agar lebih harmoni. Lalu masuk Lope mengisi posisi rhythm.
Dengan formasi berlima, merekapun mulai dikenal di berbagai acara kampus, pensi dan underground (walau Rocket Rockers tidak mengklaim diri sebagai band underground, karena mereka hanya ingin bermain musik, that’s it ). Namun mereka sangat dekat sekali dengan semua komunitas/scene independent dikotanya maupun diluar kota, sehingga banyak link yang mensupport propaganda mereka. Salah satunya dengan masuknya Rocket Rockers ke kompilasi-kompilasi seperti Fallen Angel, Still Punx, Still Sucks!, No Place To Get Fun, Bad Tunes And Some Ordinary Things, Ripple (Demo) #8, New Generation Calling, Hati Keccil (vcd bmx). Rocket Rockers juga sempat menjadi salah satu band pembuka Skin Of Tears (band punkrock asal Jerman) di Dago Tea House Bandung.
Sampai akhirnya pada tahun 2001 ketika mereka main di acara Bazzar SMU Taruna Bakti Bandung, aksi panggung mereka dilirik oleh Robin Malau (mantan gitaris band hardcore legendaris: Puppen). Robin pada waktu itu menawarkan Rocket Rockers untuk menjadi band perwakilan Volcom, karena Puppen yang pada saat itu disponsori oleh Volcom Indonesia akan bubar jalan. Kontan mereka cukup shock dengan penawaran tersebut, karena tidak menyangka sama sekali. Jalan sudah terbuka, dan mereka berpikir inilah saatnya untuk maju ke level berikutnya. Rocket Rockers-pun mulai dikenal di komunitas skateboard seiring seringnya mereka main di acara skateboarding seperti acara Volcom itu sendiri, kejuaraan Indonesia Skateboard Association (ISA), dll. Hampir sekitar 6 bulan jalan dengan di-endorse oleh Volcom, akhirnya Rocket Rockers resmi kontrak dengan Volcom Indonesia pada tanggal 1 Juni 2002. Belum sebulan setelah resmi kontrak dengan Volcom, Rocket Rockers juga mendapat kontrak sponsor dari produk kacamata skate/surf Electric sunglasses.
Pada bulan Agustus 2002 akhirnya Rocket Rockers mengeluarkan album pertamanya yang bertitle "Soundtrack For Your Life" dibawah label indie Off The Records. Album "Soundtrack For Your Life" cukup mendapatkan respon yang luar biasa dari berbagai kalangan. Sampai suatu saat, single lagu "Finishkan" menjadi No.1 beberapa minggu di chart indie Radio Prambors. Berbagai media masa cetakpun memprediksikan Rocket Rockers menjadi "The Next Big Thing" (Hard Act To Follow Next Year) bersama Superman Is Dead, The White Stripes, The Hives dan The Vines –Majalah HAI No.45 11 Nov 2002-. Juga beberapa media massa seperti Boardriders, Ripple Magazine, Pause Magazine, Gadis, Kawanku, Pikiran Rakyat, dll mulai banyak mengulas Rocket Rockers. Untuk video clip, Rocket Rockers memilih single "Tergila" garapan Cerrahati dan sudah tayang di MTV. Pensi-pensi sampai acara independent-pun banyak mengundang Rocket Rockers untuk menjadi bagian dari acara. Sampai akhirnya gaung Rocket Rockers mulai merambah ke luar kota dan pulau. Sebutlah Jakarta, Bekasi, Subang, Pandeglang, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, sudah dilalui dan undangan dari Medan, Bali, Balikpapan, Ujung Pandang, Singapore terus meramaikan e-mail dan guestbook di website. Melihat demand yang semakin tinggi terhadap Rocket Rockers, membuat mereka harus menjalankan band dengan profesional, sampai akhirnya bergabung dengan Soda Music Development bersama Burgerkill. Tata management yang rapih dan profesional sudah dilaksanakan Rocket Rockers untuk berbagai kepentingan seperti negosiasi acara, masuk kompilasi, soundtrack, merchandise, sponsorship sampai website.
Setelah album pertama sukses di pasaran hingga mencapai angka 10.000 copy lebih, bulan Agustus 2003 Rocket Rockers habis kontrak dengan Off The Records. Namun sayang, Off The Records tidak dapat memenuhi kewajibannya kepada Rocket Rockers, malah semakin mis-komunikasi. Lalu di akhir 2003, Doni (drummer) resmi mengundurkan diri dari Rocket Rockers untuk menyelesaikan studi-nya. Posisi drum lalu di ganti oleh Ozom (Khrisna) dan menjadi personel tetap. Ozom sempat juga aktif membantu di beberapa band seperti Killed By Butterfly, Authority, Marvel, LBL, dll. Dengan modal seadanya akhirnya Rocket Rockers membuat 5 lagu demo live untuk merilis E.P mereka sendiri dengan records sendiri. Namun tanpa di duga, akhir tahun 2003 Sony Music memberikan tawaran untuk merilis album. Rocket Rockers akhirnya resmi kontrak 6 album dengan Sony Music. Sampai akhirnya keluarlah album ke 2 mereka yang ber-title "Ras Bebas" berisikan 15 lagu. Informasi terakhir, website Rocket Rockers juga sudah masuk ke dalam punkrock.org bersama band-band international lainnya.
Discografi:
1. Still Punx Still Sucks ( Melodic Punk Compilation ) –My Own Deck/Ryan’s Records- Cassette
2. Fallen Angel Magazine + Demo –CD & Cassette
3. No Place To Get Fun ( Compilation ) –No Label Records-
4. Bad Tunes and Some Ordinary Things ( Melodic Punk Compilation ) –My Own Deck- CD
5. Ripple Magazine #8 + Demo Cassette
6. Hatikeccil (vcd bmx)
7. Rocket Rockers "Soundtrack For Your Life" –Off The Records- Cassette
8. New Generation Calling ( Compilation ) –Spills Records- Cassette
9. Rocket Rockers "Ras Bebas" –Sony Music- CD/Cassette
Gimana ya kabar sekarang Tentang Band ini ayo anak Band terus berkarya
Minggu, 13 Oktober 2013
fakta-fakta unik tentang SIMPLE PLAN
hey astronauts! ngaku fansnya simple plan? baca dulu fakta-fakta tentang mereka, baru bilang #SPfamily, cekidoot..
album terbaru mereka, Get Your Heart On diproduseri oleh Brian Howes yang juga pernah memproduseri Daughtry, David Cook, Boys Like Girls, dll.
itulah beberapa fakta-fakta unik dari Simple Plan yang aku tau :) terharu deh jadi fansnya mereka, udah kerja di usia muda :’) makasih buat @SimplePlanID yang udah bantu kasih info banyak tentang SPguys, follow mereka ya guuuyss adminya ramah looh tiap pertanyaan pasti dijawab, pouaaah :D DD
album terbaru mereka, Get Your Heart On diproduseri oleh Brian Howes yang juga pernah memproduseri Daughtry, David Cook, Boys Like Girls, dll.
- proses rekaman sendiri berlangsung di studio “Van Howes”, Vancouver.
- proses rekaman berlangsung dari tanggal 27 Juli 2010 sampai10 Nov 2010
- Get Your Heart On adalah album studio ke-4 SP :)
- dalam album Get Your Heart On, SP ingin kembali ke “asal”, setelah mencoba sedikit hip hop di album ke 3, di album ke 4 ini SP kembali ke zaman old school.
- Get Your Heart On terdiri dari 11 track + 2 bonus yaitu Never Should Have Let You Go & Jet Lag (French Version)
- menurut SPGuys *para personil simple plan* sendiri track2 dalam Get Your Heart On mengandung lirik2 yang lucu & catchy :D
- Chuck mendeskripsikan Cant Keep My Hands Off You (duet bareng frontman Weezer. Rivers Cuomo ) sebagai lagu yang “funny, happy & rock”
- salah satu track dalam Get Your Heart On bikin kita ga pengen balik ke sekolah/kerja :D *mungkin yang Summer Paradise kali yaa :D *
- lagu yg dipersiapkan untuk Get Your Heart On kurang lebih sekitar 70 lagu. tapi yang dipakai cuma 11.
- lagu Famous For Nothing & Just Around The Corner sebenarnya cuma demo untuk album ke 4, tapi secara ga sengaja bocor ke publik, kedua lagu itu ga masuk dalam album Get Your Heart On, kata SPguys lagu itu cuma buat fun + iseng *yang iseng aja bagus gimana yang masuk album yaa –*
- tau gak? ternyata Chuck baru dapat SIM mengemudi pada tahun 2009. :D
- sebelum bergabung dengan Simple Plan, David bekerja di Mc Donald’s
- Jeff dulunya bekerja sebagai pengajar gitar
- Chuck dulunya bekerja sbg jurnalis majalah musik
- Pierre dulunya bekerja sebagai chef *aw aw mau doong dimasakin :3*
- sedangkan SEB dulunya bekerja sebagai penjaga sekolah :D D *gua niat sekolah kalik kalo penjaga sekolah gua se-cool itu*
- Chuck suka mendengarkan musik hip hop
- Chuck pertama kali nyanyi (nge-rap) di lagu Holding On
- rumornya Chuck & Jeff menyanyi dlm salah satu track GYHO *lebih ke gang vocals* *yang Anywhere Else But Here kali yaa*
- SP pernah manggung tanpa Pierre, karena dia sakit. Vokal akhirnya digantikan David.
- Jeff sering dikerjain sama temen2nya dulu waktu SMA, dia terpaksa nyari rute lain buat ke sekolah *bhaha kasiaan*
- SP pernah hampir menghadap “maut” 2 kali, saat syuting MV & tabrakan bus menuju Chicago.
- pengen tahu gimana perjuangan SPGuys dari NOL sampai sukses seperti sekarang? tonton ini ==>http://t.co/THKVUo7
itulah beberapa fakta-fakta unik dari Simple Plan yang aku tau :) terharu deh jadi fansnya mereka, udah kerja di usia muda :’) makasih buat @SimplePlanID yang udah bantu kasih info banyak tentang SPguys, follow mereka ya guuuyss adminya ramah looh tiap pertanyaan pasti dijawab, pouaaah :D DD
9 Rahasia Simple Plan di balik acara ulang tahun Antv
9 Rahasia Simple Plan di balik acara ulang tahun Antv
-Pertama, semua personel Simple Plan tidak ingin diganggu dengan asap rokok. "Mereka (personel Simple Plan) tidak ada yang merokok. Makanya minta disiapkan ruang-ruang tanpa asap rokok," jelas Antonius Kelly, Manajer Koordinator Produksi antv.
-Syarat kedua, antv diminta mengangkat semua perlengkapan band dan 'sound system' Simple Plan dari Montreal, Kanada, hingga Jakarta.
-"Jika ditimbang di kargo pesawat, ada 1,2 ton berat 'sound system' dan peralatan band Simple Plan yang diangkut ke Jakarta," ujar Kelly.
-Ongkos angkut 'sound system' dan peralatan band Simple Plan yang sampai Rp 200 juta itu juga jadi tanggungan antv. "Semua persyaratan Simple Plan kami penuhi," jelas Kelly. Ditemui disela jumpa pers Konser 'Viva La Vida' di antv Epicentrum Studio Complex, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2013),
Kelly menganggap, permintaan Simple Plan itu biasa dan bisa diatasi.
2. Simple Plan nyanyikan lagu "Iwak Peyek". Sebetulnya, tidak ada alasan khusus mengapa lagu "Iwak Peyek" menjadi pilihan Simple Plan dalam penampilan istimewanya dalam acara tersebut. Kelly menengarai karena lagu itu bisa dikatakan cukup dikenal banyak orang. "Mungkin Simple Plan tahu "Iwak Peyek"," lanjutnya sembari senyum.
3. Vokalis Simple Plan (Pierre Bouvier) ternyata doyan jengkol. "Jengkol is very good!" Kalimat itu keluar dari mulut vokalis Simple Plan
Pierre Bouvier.
4. Konser Ditemani Model Cantik, Simple Plan Ucapkan Terima Kasih. Para model ini berjalan berlenggak lenggok di atas panggung diiringi lagu Welcome to My Life. Berulang-ulang sang vokalis mengucapkan kata terima kasih dengan bahasa Indonesia yang patah-patah.
5. Simple Plan Siapkan Album Baru Sebelum Konser di Jakarta. "Saat ini kami sedang menyiapkan album baru," kata Pierre Bouvier, vokalis Simple Plan, sebelum manggung.
6. Demi para penggemar, jaraknya yang cukup jauh antara Montreal dan Jakarta, yang ditempuh dengan penerbangan internasional lebih dari 26 jam itu, bukan persoalan bagi kelima personel Simple Plan. Mereka senang bertemu penggemar. "Kami kembali lagi ke Indonesia karena fans," kata Pierre Bouvier
7. Selain penggemar, para personel Simple Plan itu senang manggung di Indonesia karena makanan yang enak."Banyak makanan enak di Indonesia juga membuat kami selalu ingin kembali kesini," cerita Chuck tersenyum.
8. Simple Plan tak sekadar konser di Jakarta. Diam-diam ternyata grup musik asal Kanada ini memerhatikan aksi band lokal. "Banyak talenta bagus di sini. Jujur, kami nggak tahu banyak tentang band dan musik Indonesia, melihat mereka tampil malam ini sangat menyenangkan," ujar Sebastien seperti dikutip Tribunnews.com dari HAI-online.
9. Untuk menunjang penampilannya, Simple Plan mendatangkan tim kreatifnya sendiri. Mereka nantinya bekerja sama dengan tim kreatif ANTV, mulai dari urusan lighting, sound engineer, dan sound check alat musik yang dimainkan
1. Ada sejumlah persyaratan yang harus di penuhi Antv :
-Pertama, semua personel Simple Plan tidak ingin diganggu dengan asap rokok. "Mereka (personel Simple Plan) tidak ada yang merokok. Makanya minta disiapkan ruang-ruang tanpa asap rokok," jelas Antonius Kelly, Manajer Koordinator Produksi antv.
-Syarat kedua, antv diminta mengangkat semua perlengkapan band dan 'sound system' Simple Plan dari Montreal, Kanada, hingga Jakarta.
-"Jika ditimbang di kargo pesawat, ada 1,2 ton berat 'sound system' dan peralatan band Simple Plan yang diangkut ke Jakarta," ujar Kelly.
-Ongkos angkut 'sound system' dan peralatan band Simple Plan yang sampai Rp 200 juta itu juga jadi tanggungan antv. "Semua persyaratan Simple Plan kami penuhi," jelas Kelly. Ditemui disela jumpa pers Konser 'Viva La Vida' di antv Epicentrum Studio Complex, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2013),
Kelly menganggap, permintaan Simple Plan itu biasa dan bisa diatasi.
2. Simple Plan nyanyikan lagu "Iwak Peyek". Sebetulnya, tidak ada alasan khusus mengapa lagu "Iwak Peyek" menjadi pilihan Simple Plan dalam penampilan istimewanya dalam acara tersebut. Kelly menengarai karena lagu itu bisa dikatakan cukup dikenal banyak orang. "Mungkin Simple Plan tahu "Iwak Peyek"," lanjutnya sembari senyum.
3. Vokalis Simple Plan (Pierre Bouvier) ternyata doyan jengkol. "Jengkol is very good!" Kalimat itu keluar dari mulut vokalis Simple Plan
Pierre Bouvier.
4. Konser Ditemani Model Cantik, Simple Plan Ucapkan Terima Kasih. Para model ini berjalan berlenggak lenggok di atas panggung diiringi lagu Welcome to My Life. Berulang-ulang sang vokalis mengucapkan kata terima kasih dengan bahasa Indonesia yang patah-patah.
5. Simple Plan Siapkan Album Baru Sebelum Konser di Jakarta. "Saat ini kami sedang menyiapkan album baru," kata Pierre Bouvier, vokalis Simple Plan, sebelum manggung.
6. Demi para penggemar, jaraknya yang cukup jauh antara Montreal dan Jakarta, yang ditempuh dengan penerbangan internasional lebih dari 26 jam itu, bukan persoalan bagi kelima personel Simple Plan. Mereka senang bertemu penggemar. "Kami kembali lagi ke Indonesia karena fans," kata Pierre Bouvier
7. Selain penggemar, para personel Simple Plan itu senang manggung di Indonesia karena makanan yang enak."Banyak makanan enak di Indonesia juga membuat kami selalu ingin kembali kesini," cerita Chuck tersenyum.
8. Simple Plan tak sekadar konser di Jakarta. Diam-diam ternyata grup musik asal Kanada ini memerhatikan aksi band lokal. "Banyak talenta bagus di sini. Jujur, kami nggak tahu banyak tentang band dan musik Indonesia, melihat mereka tampil malam ini sangat menyenangkan," ujar Sebastien seperti dikutip Tribunnews.com dari HAI-online.
9. Untuk menunjang penampilannya, Simple Plan mendatangkan tim kreatifnya sendiri. Mereka nantinya bekerja sama dengan tim kreatif ANTV, mulai dari urusan lighting, sound engineer, dan sound check alat musik yang dimainkan